Minggu, 24 Juni 2012

Macam-Macam Sediaan Obat


   Taukah kamu..?? Ternyata obat yang kita minum ketika kita sakit merupakan sebagian kecil dari bermacam-macam sediaan obat, contohnya saja pil. Pil merupakan salah satu dari macam-macam sediaan obat yang telah ada. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca macam-macam sediaan obat berikut:

1.  Pulvis merupakan serbuk tak terbagi yang campuran kering bahan obat atau zat kimia yang dihaluskan, ditujukan untuk pemakaian oral atau untuk pemakaian luar. Serbuk tak terbagi atau pulvis adalah serbuk yang tidak dibagi dalam jumlah banyak, dan jika pada suatu serbuk, dinyatakan suatu cara pemakaian dalam takaran sendok teh atau sendok lain, maka selalu sesendok rata serbuk.

2.    Pulveres atau serbuk bagi adalah serbuk yang dibagi dalam bobot yang lebih kurang sama, dibungkus dengan kertas perkamen atau bahan pengemas yang lain yang cocok untuk sekali minum. Untuk serbuk terbagi mengandung bahan yang mudah meleleh atau atsiri harus dibungkus dengan kertas perkamen yang mengandung lilin kemudian dilapis lagi dengan kertas logam.

3.     Kapsul adalah sediaan padat yang terdiri dari obat dalam cangkang keras atau lunak yang dapat larut. Cangkang umumnya terbuat dari gelatin ; tetapi dapat juga terbuat dari pati atau bahan lain yang sesuai

4.     Pil adalah suatu sediaan yang berbentuk bulat sepeti kaleng mengandung satu atau lebih bahan obat. Berat pil berkisar antar 100 mg sampai 500 mg. Pil kecil yang beratnya kira-kira 30 mg disebut granul dan pil besar yang beratnya lebih dari 500 mg disebut boli.

5.    Unguentum (Salep) adalah sediaan berupa massa lembek, mudah dioleskan, umumnya berlembek dan mengandung obat, digunakan sebagai obat luar untuk melindungi / melemaskan kulit, tidak berbau tengik

6.  Cream adalah sediaan setengah padat berupa emulsi mengandung air tidak kurang dari 60% dan dimaksudkan untuk pemakaian luar.

7.      Pasta adalah sediaan berupa massa lunak yang dimaksudkan untuk pemakaian luar.

8.  Suppositoria adalah sediaan padat dalam berbagai bobot dalam bentuk, yang diberikan melalui rectal,vaginal atau uretra. Bentuk dan ukurannya harus sedemikian rupa sehingga dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam lubang atau celah yang diinginkan tanpa meninggalkan kejanggalan begitu masuk, har us dapat bertahan untuk suatu waktu tertentu

9.      Solutio adalah sediaan cair yang mengandung bahan kimia terlarut. Larutam terjadi jika sebuah bahan padat tercampur/terlarut secara kimia maupun fisika kedalam bahan cair

10. Mixtura adalah Larutan yang didalamnya terdapat lebih dari satu macam zat yang dapat berupa campuran dari cairan dengan zat padat, cairan dengan cairan, cairan dengan extrak kental.

11.  Infus adalah larutan dalam jumlah besar terhitung mulai dari 10 ml yang diberikan melalui intravena tetes demi tetes dengan bantuan peralatan yang cocok.

12.  Suspensi (suspentiones) adalah sediaan yang mengandung bahan obat padat dalam bentuk halus dan tidak larut, terdispersi dalam cairan pembawa.

13.  Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau cairan obat terdispersi dalam cairan pembawa distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok.

14.  Saturationes adalah obat minum yang dibuat dingan mereakasikan asam dengan basa tetapi gas yang terbentuk ditahan dalam wadah sehingga larutan menjadi jenuh dengan gas.

Semoga Bermanfaat... Salam...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar